Gua Putri di Sumsel Akan Dijadikan Objek Wisata 3 Negara   Leave a comment

Gambar

Goa Putri adalah tujuan wisata terkemuka di Provinsi Sumatera Selatan, terletak 230 kilometer dari Palembang, atau 35 kilometer dari Baturaja, ibu kota Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Gua ini terletak sekitar satu kilometer dari jalan lintas Sumatera yang menghubungkan Baturaja dan Muara Enim.

Gua ini penuh dengan stalaktit dan stalagmit. Stalaktit merupakan kalsium karbonat yang menggantung dan membeku di langit-langit gua dan dapat ditemukan di gua kapur. Stalagmit adalah batuan berbentuk kerucut es yang menghadap ke atas dapat ditemukan di lantai gua. Di Goa Putri, stalaktit dan stalagmit bertemu membentuk pilar yang unik. Gua ini juga memiliki kolam yang airnya berasal dari gua-gua yang airnya berasal dari Sungai Semuhun, yang bermuara di Sungai Ogan.

Kolam tersebut lebarnya 20 meter lebar dan panjangnya 160 meter. Di beberapa bagian gua terdapatĀ  batu lebar di mana Anda bisa duduk dan tidur. Gua ini gelap meskipun terdapat beberapa lampu yang dipasang di berbagai sisi. Cahaya yang redup membuat gua terlihat sangat ajaib.

Untuk menikmati Goa Putri, pengunjung harus membayar tiket sebesar Rp 5.000 per orang dan Rp 10.000 untuk parkir.

Budaya Melayu dibagi bersama di antara Indonesia, Malaysia dan Thailand. 2 Destinasi wisata di Sumatera Selatan yaitu Gua Putri dan Gua Harimau, akan dijadikan obyek wisata Melayu bersama tiga negara tersebut.

Gua Putri dan Gua Harimau, yang memiliki legenda Melayu dan bukti prasejarah, terletak di Desa Padangbindu, Kecamatan Semidangaji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. Dua tempat ini akan dijadikan objek wisata alam unggulan dalam kerja sama tiga negara, yakni Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT/GT).

Menurut Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Budaya dan Pariwisata Kabupaten OKU, Aufa S Sarkomi di Baturaja, potensi Gua Putri dan Gua Harimau itu akan dipaparkannya dalam Working Group Meeting of IMT-GT di Pangkalpinang 12-13 Juli 2012 mendatang.

“Pertemuan lebih besar akan dilangsungkan di Malaysia yang direncanakan pada September 2012 mendatang,” kata Aufa yang dihubungi detikTravel, Senin (9/7/2012).

Dijelaskan Aufa, daya tarik Gua Putri lantaran terkait dengan legenda Si Pahit Lidah, yang merupakan tokoh manusia sakti masyarakat Melayu Kuno. Sementara Gua Harimau yang berada tak jauh dari Gua Putri,
merupakan gua tempat ditemukannya sejumlah kerangka manusia purba sekitar 3.000 tahun sebelum Masehi.

“Bahkan ditemukan lukisan gua di Gua Harimau. Penemuan ini merontokkan teori sejarah selama ini bahwa manusia pendatang di Nusantara berasal dari wilayah timur Nusantara, karena hanya ditemukan lukisan gua di Sulawesi,” kata Aufa.

Aufa yakin keberadaan Gua Putri dan Gua Harimau akan mendatangkan banyak turis lokal maupun mancanegara.

Posted Agustus 6, 2012 by Mubawisata in Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: