Jakabaring Sport Center   Leave a comment

Pembangunan venues SEA Games XXVI 2011 d ikawasan Sport City Jakabaring untuk stadion atletik dimulai dengan pemasangan tiang pancang pertama oleh Gubernur Sumsel H Alex Noerdin kemarin. Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengatakan, seluruh pembangunan venues baru SEA Games sudah dimulai. Saat ini telah dilakukan pemasangan tiang pancang untuk stadion atletik berkapasitas 2.000 penonton yang akan disusul stadion lain, seperti menembak dan renang.

Diharapkan tiga bulan sebelum pelaksanaan SEA Games semua tahapan pembangunan venues selesai. “Hari ini kita menjawab keragu- raguan semua pihak dengan melakukan pembangunan venues. Untuk itu,kita targetkan pada Juli 2011 sudah selesai.Dengan demikian, uji coba stadion dapat dilakukan untuk kejuaraan nasional (kejurnas) sebagai syarat dilaksanakannya SEA Games,” ujar Alex seusai meresmikan pemasangan tiang pancang pertama stadion atletik di Sport City Jakabaring kemarin.

Nantinya stadion atletik dilengkapi Swiss timing yang disponsori merek jam terkenal Omega. Dengan begitu, stadion atletik Sumsel menjadi yang terlengkap dan tercanggih pertama di Indonesia. “Belum ada yang seperti kita dilengkapi Swiss timing.Untuk itu, kita pasang jam penghitung di venues lainnya, seperti renang dan lapangan,”tandasnya.

Alex menuturkan,pembangunan venues merupakan wujud kerja sama Pemprov Sumsel dan pihak ketiga,seperti investor,BUMN,dan perusahaan besar yang berkontribusi terhadap kemajuan Sumsel. Untuk venues atletik, dibantu PT Pertamina (Persero), lapangan tembak bantuan gabungan dari BUMN, kolam renang dibuat oleh Water Tim Park, dan banyak perusahaan atau pihak ketiga yang membantu mewujudkan pembangunan venues SEA Games.

“Kita tidak menerima uang dari pihak ketiga, melainkan dalam bentuk fisik yang sudah selesai,”kata Alex. Untuk pembangunan venues beserta fasilitas pendukung,seperti jalan, jembatan, saluran, pintupintu air, memakan biaya sebesar Rp3 triliun lebih.“Untuk pembangunan 17 venues baru menghabiskan dana mencapai Rp1,7 triliun. Jumlah ini belum dari bantuan Kementerian PU, seperti jalan, jembatan, saluran drainase pintupintu air. Selain itu, bantuan dari pusat sama sekali tidak mengganggu dana APBD untuk bantuan Provinsi Sumsel,”ujar Alex.

Alex menambahkan, selain pembangunan venues, pihaknya segera membangun PLTG berkapasitas 7 x 4 Mw. Di mana, water treadment plan-nya segera ditandatangani di Singapura bersama pihak investor gas terbesar dunia. “Untuk menanggulangi krisis listrik akan dibangun power plan.Kita tidak ingin ada gangguan saat pelaksanaan SEA Games, seperti mati lampu,air dan sebagainya,karena dapat merusak citra Sumsel. Untuk itu,kita melakukan persiapan mulai sekarang,”ujarnya.

Adapun momen SEA Games, kata Alex, diharapkan mampu membuat investor leluasa menanamkan investasinya untuk mewujudkan pembangunan kawasan Tanjung Api-api (TAA). “Pada 28 Agustus Head of Agreement (HoA) pembangunan kawasan TAA dengan para investor akan ditandatangani. Kesepakatan tersebut disaksikan Menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II dan BKPM RI di Jakarta. Dengan begitu, apa yang diharapkan Sumsel dapat terwujud karena semua pembangunan kawasan TAA seperti jalur kereta api double track, pelabuhan dan lainnya berjalan,”tukas dia.

Sementara itu,Kepala Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumsel Rizal Abdulah mengatakan, venues SEA Games tidak semuanya dibangun barukarenaada venueseksPONyang layak pakai sehingga hanya cukup dilakukan perbaikan. Adapun pembangunan venues di kawasan Jakabaring meliputi stadion atletik yang dilakukan pemasangan tiang pancang pertama kali, lapangan tembak yang dalam proses penimbunan, arena ski air dengan pembuatan tanggul pembatas.

Sedangkan,penimbunan lapangan tenis akan dimulai pada 25 Agustus dan pelaksanaan fisik 25 Agustus. “Semua venues bertaraf internasional rencananya selesai dibangun pada Juni 2011. Selain itu, akan dibangun wisma atlet berkapasitas 4.000 orang yang pembangunannya selesai pada April 2011. Jadi, sebelum pelaksanaan SEA Games, semua venues dapat diuji coba dengan kejurnas,”tukas dia.

Untuk stadion atletik berkapasitas 2.000 penonton yang dilengkapi delapan lintasan lari, juga dapat digunakan untuk cabor lempar lembing,tolak peluru,lompat jauh,lompat galah,lompat tinggi, lempar cakram dan enam lintasan pemanasan. “Pembangunan venuesini sedikitnya menelan dana Rp80 miliar dengan sistem design and built. Di mana, perencanaan dan pelaksanaan dilakukan secara fast-track,”bebernya.

Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Pemprov Sumsel Eddy Hermanto menambahkan,pembangunan stadion atletik terlengkap di Indonesia tersebut merupakan bantuan PT Pertamina (Persero) dan terlengkap di Indonesia dengan teknologi standar olimpiade.“Apalagi, pada 25 kali pelaksanaan SEA Games yang digelar sebelumnya tidak pernah menggunakan Swiss timing.

Jadi kita yang pertama memakainya.Kita optimis akhir tahun nanti proses pengerjaan sudah mencapai 40–50%. Untuk itu, diharapkan pada Mei 2011, venues sudah selesai sehingga Juni-Juli tahun depan bisa dipakai untuk event internasional sebagai ajang uji coba,”tukas dia. Project Manager Pembangunan Venues Lapangan Atletik PT Prambanan Dwipaka Tedjo Kuntjoro menambahkan, sampai Lebaran ini, pembangunan difokuskan untuk penyelesaian tiang pancang.

Ditargetkan dalam dua pekan ke depan sebanyak 200 titik tiang pancang tribune terselesaikan. “Stadion yang disiapkan seluas 8.900 m2 berkapasitas 2.000 penonton.Kita optimis dua minggu ke depan 200 tiang pancang sudah dipasang untuk tribune,”ujarnya. Tedjo menjelaskan,seusai libur Lebaran, pengerjaan dilanjutkan dengan pembuatan track lintasan.

Sedangkan, lintasan yang disediakan berbeda dengan stadion atletik biasanya karena terdapat track pemanasan dengan ukuran dan kualitas yang sama sesuai pertandingan sesungguhnya.“Agar pelaksanaan tepat waktu, seusai Lebaran, kita menambah pekerja menjadi 200 orang dan bekerja hingga jam 12 malamsetiaphari.Saatinikitasudah memakaitigaalatberatuntukproses pemancangan tiang,”tukasnya.

Sea Games 26th Termegah Dalam Sejarah Sea Games

KONI Sumatera Selatan (Sumsel) menjawab keluhan sepinya promosi SEA Games XXVI/2011 dengan serius. Salah satunya denganroad show ke sejumlah kota di tanah air untuk memaparkan kesiapan Sumsel menyambut peserta pada November mendatang.
Kemarin (27/2),road show sampai di Surabaya. “Persiapan SEA Games tak mengalami keterlambatan. Saya janjikan SEA Games di Palembang nanti akan menjadi SEA Games termegah dan termewah,” kata Gubernur Sumsel Alex Noerdin.
Kemewahan itu, menurutnya, ditilik dari venue yang digunakan selama pertandingan serta acara pada pembukaan dan penutupan. Sumsel sedang menggenjot persiapan menyambut kontingen negara-negara Asia Tenggara. “Kami siap merampungkan Jakabaring Sport Center pada Juni nanti agar ada waktu empat bulan untuk menguji bangunan,” jelas Alex.
Jakabaring Sport Center memang tak baru. Kompleks olahraga itu sudah dibangun sebelum PON 2004. Hanya, ada perbaikan dan tamabahan beberapa venue, seperti tenis, sepatu roda, dan panjat tebing. Sumsel akan menjadi tuan rumah 22 cabang olahraga (cabor) dari 44 cabor yang dipertandingkan pada SEA Games ke-16 nanti. Di antaranya babak penyisihan sepak bola, atletik, tenis, voli, dan sepatu roda.
Perkampungan atlet juga dibangun lagi. Daya tampungnya mencapai tiga ribu atlet. Salah satu even internasional yang sudah menanti adalah kejuaraan Asia voli putra pada Mei nanti. Yang lainnya masih menanti kepastian rampungnya venues di kompleks tersebut.
“Untuk pembangunan jelang SEA Games ini dibutuhkan dana sampai Rp 2,2 triliun. Itu tak hanya untuk pembangunan dan perbaikan venues tapi juga untuk membangun dan memperbaiki fasilitas pendukung,” lanjut Alex.
Nominal itu dipenuhi dari APBD  Rp 9,9 miliar, kemudian dana APBN Rp 500 miliar yang menjadi tanggung jawab Menpora dan Kementerian Pekerjaan Umum. Sisa kekurangan menjadi tanggung jawab pemerintah Sumsel.
Sebelumnya, Komisi X DPR mencemaskan persiapan Sumsel menjadi tuan rumah SEA Games. Mereka pesimistis pembangunan akan selesai tepat waktu. Dedy Sumilar, anggota Komisi X DPR, menilai mustahil Sumsel bisa merampungkan venue tepat waktu. “Untuk transportasi, keamanan, dan IT tak perlu khawatir. Semua saya pastikan akan lancar,” sumbar Alex.
Orang nomor satu di Sumsel itu membocorkan salah satu keunikan yang akan diberlakukan pada Jakabaring Sport Center nantinya adalah adanya larangan kendaraan bermotor memasuki kompleks tersebut. “Yang tersedia adalah sepeda dan mobil golf. Sopirnya adalah putri-putri Sumsel,” terang dia.

Posted Juni 23, 2011 by Mubawisata in City Tour

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: