Ampera Solar Eclipse   Leave a comment

maxresdefault

PAKET AMPERA SOLAR ECLIPSE TOUR  

2 D 1 N

      Jadwal Pelaksanaan                : 2016

      Jumlah Peserta                         : Minimal 04 pax

      Harga Paket Tour Per Orang   :

  1. 1.350.000,- menggunakan hotel MAXONE (Superior Double/ Twin bed) **
  2. 1.375.000,- menggunakan hotel EMILIA (Superior Double/ Twin bed) ***
  3. 1.450.000,- menggunakan hotel DJAYAKARTA (Superior Double/ Twin bed) ****

(harga dapat berubah karena disesuaikan  jumlah peserta , program & waktu acara)

      Fasilitas Tour

     Private deluxe bus with full AC and comfort seatable

  1. Akomodasi penginapan menggunakan hotel sesuai dengan pilihan paket tour
  2. Makan Siang dan Makan Malam Selama Tour Berlangsung
  3. Guide selama di Palembang
  4. Tiket Masuk Objek Wisata
  5. Refreshment

     Itinerary

Day 01 (D)

Penjemputan peserta di Bandara Sultan Mahmud Badarudin II yang disesuaikan dengan jadwal kedatangan lalu Halfday Tour sightseeing Museum SMB 2, Monpera, Masjid Agung, Benteng Kuto Besak, Jakabaring Sport Center, Masjid Cheng Ho. Lalu ke hotel untuk proses check in dan istirahat Free program setelah malam tiba peserta diajak Makan Malam di Riverside, Photo Stop Ampera Bridge at Night Kembali Ke hotel, Istirahat, Free program

 

Day 02 (/L/D)

Pagi harinya, Menuju Point Interest Amperas Bridge Observation Solar Eclipse dilanjutkan Wisata Kuliner, Mpek-Mpek, Celimpungan, Laksan, dan Mie Celor 26.  Musi River Tour menuju ke Pulau Kemaro. Istirahat Makan Siang di Pindang BuUcha, dilanjutkan wisata Songket di Tangga Buntung, Wisata Oleh-Oleh Khas Palembang di Pasar Cinde & Candy. Sore Hari menuju bandara Sultan Mahmud Badarudin II untuk check in dan  melanjutkan perjalanan Pulang kembali ke kota masing-masing, Tour Selesai.

 

Posted Februari 4, 2016 by Mubawisata in Uncategorized

Desa Wisata di Sumatera Selatan   Leave a comment

Untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan, dan mengembangkan potensi pariwisata di Sumsel, Pemerintah Sumsel melalui Dinas Pariwisata Provinsi Sumsel, Dinas Balitbangda Provinsi Sumsel dan pihak lainnya, membahas pembuatan peta seni budaya Sumsel, dan mempersiapkan desa-desa wisata di Sumsel.
Kepala Dinas Pariwisata Sumsel, M Jhonson mengatakan, pihaknya dengan beberapa pihak termasuk Balitbanda Sumsel, pada 2010 akan menyiapkan desa-desa antara lain 10 desa di beberapa kabupaten/kota antara lain di Ogan Ilir, Pagaralam, Lahat dan Muara Enim, untuk dijadikan desa wisata.
“Kita bersama Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Sumsel, Dewan Kesenian Sumsel dan lainnya, membahas, menyiapkan peta seni budaya Sumsel dan desa wisata. Untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan dan pariwisata di Sumsel,” kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumsel, M Jhonson, disela seminar peran peta seni budaya dalam mendukung pariwisata, guna memacu peningkatan ekonomi kerakyatan, di Aula Kantor Balitbanda Sumsel kemarin Kamis (8/4).
Dijelaskannya, desa-desa yang terpilih menjadi desa wisata harus memenuhi kriteria seperti daya tarik wisata, budaya, kerajinan kerakyatan, faktor aksebilitas, basis, budaya, kondisi alam dan lainnya. Berdasarkan penilaian pihaknya, desa yang sekarang sudah masuk kriteria desa wisata tersebut, yaitu desa wisata Muara Penimbung Ogan Ilir (OI), Desa Ulak Kerbau dengan kerajinan bordirnya dan lainnya.
“Pagar Alam, Lahat dan Muara Enim juga memiliki berbagai keindahan alam dan budaya untuk dijadikan tujuan wisata, untuk Kota Pagaralam dan Lahat memiliki peninggalan megalit dan Muara Enim ada Desa Bedegung,” ungkap Jhonson.
Dengan berjalannya desa wisata, tentu akan meningkatkan ekonomi kerakyatan, sektor UKM, kerajinan dan lainnya akan bergerak di desa atau kabupaten yang memiliki desa wisata tersebut. Namun sambung dia, keberhasilan desa wisata tidak hanya berdasarkan keinginan kuat pemerintah saja, kesiapan masyarakat setempat untuk menjadi masyarakat yang sadar wisata juga sangat diperlukan. “Kita akan lakukan pembinaan bagi desa-desa yang memenuhi kriteria itu, dan akan dikembangkan ke desa lainnya,” jelas dia.
Masih di Kantor Balitbangda Sumsel, Kepala Balitbangda Provinsi Sumsel, DR Ekowati Ratnaningsih SKM, MKes, menjelaskan, peran peta seni budaya dalam mendukung pariwisata di Sumsel sangat diperlukan, untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan khususnya di desa-desa wisata.
“Dalam seminar ini, kita akan membahas dimana saja kabupaten/kota yang memiliki desa-desa yang memasuki kriteria desa-desa wisata, untuk mempermudah wisatawan mencari tujuan wisata di Sumsel seperti potensi kerajinan, budaya dan lainnya,” jelas dia.
Untuk mendukung dibuatnya peta wisata tersebut, pihaknya akan bekerjasama berbagai pihak seperti dari Association of Indonesia Tours and Travel Agents (Asita), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Dewan Kesenian Sumsel, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel dan lainnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Selatan (Sumsel), Euis Rosmiati mengatakan akan mengoptimalkan desa wisata untuk menarik wisatawan datang ke daerah tersebut, selain ke Sungai Musi yang menjadi ikon Kota Palembang.

“Saat ini baru ada empat desa wisata yang ditawarkan kepada wisatawan tetapi dalam waktu dekat kami akan memperbanyak lokasi wisata tersebut,” katanya di Palembang, Rabu (08/4).

Menurut dia, berbagai produk unggulan khas daerah akan dimaksimalkan agar menarik wisatawan berkunjung ke Sumsel. Ia mengatakan, guna mendorong terciptakan objek wisata menarik di Sumsel pihaknya telah meminta pemerintah kabupaten/kota meningkatkan produk unggulan dan objek wisata.

“Produk unggulan, seperti kerajinan tangan dan makanan khas daerah dan objek wisata harus disediakan dan dikemas dengan baik sehingga menarik pengunjung datang,” katanya.

Dia menjelaskan, dengan dikembangkannya desa wista pihaknya yakin tidak hanya wisatawan lokal tetapi wisatawan asing pun akan tertarik berkunjung ke daerah itu.

“Apalagi Sumsel memiliki keanekaragaman seni, budaya dan adat istiadat serta kekayaan sumber daya alam yang khas,” ujarnya.

Saat ini desa wisata baru terdapat di empat daerah yaitu Kabupaten Lahat dengan Desa Merapi, Muara Enim Desa Bedegung, dan Ogan Komering Ulu Desa Banding Agung serta Kota Pagar Alam Desa Tanjung Sirih.

Desa-desa itu memiliki kekhasan antara lain Desa Bedegung memiliki kekhasan dalam kekayaan alam di ketinggian dan keberadaan Sungai Enim, yang sangat menantang para pecinta olah raga arung jeram.

Desa Merapi unggul di sektor ekoturisme karena terdapat banyak rumah berarsitektur tradisional “besemah”, yang berbeda dari kebanyakan rumah limas di Sumatera Selatan. Arsitektur tersebut sarat dengan nilai-nilai filosofis yang masih dianut sampai kini.

“Sedangkan Desa Tanjung Sirih dan Desa Banding Agung dari sisi ekoturisme serta keindahan alam yang khas dipenuhi oleh berbagai kekayaan alami dengan panorama yang menawan,” katanya.

SADAR wisata sepertinya menjadi bagian dalam kehidupan masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel). Beberapa desa di wilayah provinsi ini memiliki kelebihan dan ketersediaan dalam pariwisata. Bahkan ada yang telah memiliki sarana dan prasarana pariwisata secara turun temurun. Seperti empat kabupaten di Provinsi Sumsel yang bisa menjadi desa wisata, karena di daerah itu memiliki potensi wisata yang cukup menarik untuk dikunjungi wisatawan.

Karena ketersediaan sarana dan prasaran itulah, menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, Euis Rosmiati, di Palembang, Rabu (27/05/2009), empat kabupaten yang rencananya akan menjadi desa wisata itu adalah Kabupaten Ogan Ilir, Pagar Alam, Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan dan OKU. Menurut dia, empat kabupaten dan kota itu memiliki “home stay”, namun perlu ditingkatkan standarisasi wisatanya sehingga wisatawan mau tinggal di sana. Untuk menjadikan daerah itu menjadi desa wisata, maka dilakukan kunjungan ke Bali guna melihat desa wisata yang ada di Pulau Dewata tersebut, katanya.

Ia mengatakan, kalau desa wisata itu memang memperlihatkan kebudayaan daerah setempat, tetapi harus diimbangi dengan “home stay” yang nyaman untuk menjadi tempat tinggal bagi wisatawan. Ia mencontohkan, di Banding Agung, Kabupaten OKU Selatan itu ada tujuh “home stay,” tetapi yang layak hanya dua unit dari jumlah yang ada tersebut. Ia menyatakan, mengenai jumlah “home stay” tergantung dengan daerah itu pula apakah wisatanya ramai, kalau memang ramai tentunya jumlahnya juga banyak.

“Home stay” ini pula harus memenuhi standar pariwisata seperti kamar mandinya yang tadinya tidak dilengkapi tissue maka dilengkapi, kemudian toiletnya harus baik dan bersih. “Kita juga berencana akan membantu untuk memperbaiki fasilitas tersebut,” kata dia.

Untuk memberikan bantuan perbaikan fasilitas itu rencananya baru akan diusulkan pada tahun anggaran 2010.

Posted Februari 4, 2016 by Mubawisata in Cultur and Tradition

Transmusi Pakai Jalur Khusus   Leave a comment


Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akan membuat jalur khusus Transmusi di sisi kiri jalan. Jalur khusus ini akan diberlakukan setelah Transmusi koridor 3 Palembang Square (PS) Mall-Jakabaring dan Koridor 4 Plaju-Kertapati sudah beroperasi. “Jalan kita kan tidak terlalu lebar. Jadi, akan dibuat jalur khusus. tapi tidak dibatasi seperti jalur busway. Hanya ditulis jalur khusus Transmusi, tapi tetap boleh dilintasi kendaraan lain. Hanya yang diprioritaskan tetap Transmusi,” jelas Wali Kota Palembang, Ir H Eddy Santana Putra MT, usai menghadiri pelatihan sopir dan pramugara Transmusi di Bumi Perkemahan Cadika, Rabu (16/2). Sementara itu Kadishub Palembang, Masripin mengatakan, saat ini pengecatan jalur Transmusi ini sudah dilakukan di Jalan Kapten A Rivai, Jalan Angkatan 45, Sumpah Pemuda dan POM IX. (ika)

Foto: Salah satu BRT Transmusi di Palembang

Posted Februari 4, 2016 by Mubawisata in Transport

Palembang Tourism Map   Leave a comment

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Posted Februari 4, 2016 by Mubawisata in Uncategorized

Empat Lawang optimalkan potensi pariwisata   Leave a comment

Posted Februari 4, 2016 by Mubawisata in Uncategorized

Sekilas Mengenai Taman Nasional Sembilang   Leave a comment

 

 

Taman Nasional Sembilang merupakan perwakilan hutan rawa gambut, hutan rawa air tawar, dan hutan riparian (tepi sungai) di Propinsi Sumatera Selatan.

Tumbuhan yang ada di daratan dan perairan dicirikan dengan adanya paku gajah (Acrostichum aureum), nipah (Nypa fruticans), cemara laut (Casuarina equisetifolia), pandan (Pandanus tectorius), waru laut (Hibiscus tiliaceus), nibung (Oncosperma tigillaria), jelutung (Dyera costulata), menggeris (Koompassia excelsa), gelam tikus (Syzygium inophylla), Rhizophora sp., Sonneratia alba, dan Bruguiera gimnorrhiza.

Daerah-daerah pantai/hutan terutama di Sembilang dan Semenanjung Banyuasin merupakan habitat harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus), tapir (Tapirus indicus), siamang (Hylobates syndactylus syndactylus), kucing mas (Catopuma temminckii temminckii), rusa sambar (Cervus unicolor equinus), buaya (Crocodylus porosus), biawak (Varanus salvator), ikan sembilang (Plotusus canius), labi-labi besar (Chitra indica), lumba-lumba air tawar (Orcaella brevirostris), dan berbagai jenis burung.

 

Ribuan bahkan puluhan ribu burung migran asal Siberia dapat disaksikan di Sembilang yang mencapai puncaknya pada bulan Oktober. Hal ini merupakan atraksi burung migran yang menarik untuk diamati, karena dapat mendengar secara langsung suara gemuruh burung-burung tersebut terbang bersamaan dan menutupi suara debur ombak Selat Bangka.

Jenis burung lainnya yang ada seperti blekok asia (Limnodromus semipalmatus), trinil tutul (Pseudototanus guttifer), undan putih (Pelecanus onocrotalus), bluwok putih (Mycteria cinerea), bangau tongtong (Leptoptilos javanicus), dara laut sayap putih (Chlidonias leucoptera), dan lain-lain.

Sebelah Barat Laut Taman Nasional Sembilang berbatasan langsung dengan Taman Nasional Berbak yang berada di Provinsi Jambi.

 

 
Burung migran dari Siberia yang singgah di Taman Nasional


Beberapa lokasi/obyek yang menarik untuk dikunjungi:
Semenanjung Banyuasin, Sembilang, Teluk Benawan, Teluk Sekanak, Pulau Betet. Menyelusuri sungai sambil mengamati satwa, mangrove, memancing, mengamati burung-burung migran asal Siberia dan lumba-lumba air tawar

Atraksi budaya di luar taman nasional:

Festival Krakatau pada bulan Juli di Bandar Lampung dan Festival Danau Ranau pada bulan Desember di Oku-Sumatera Selatan.
Musim kunjungan terbaik: bulan Juni s/d Agustus setiap tahunnya.

 

Posted Mei 3, 2013 by Mubawisata in Uncategorized

PAKET MOTOGP SEPANG BERSAMA MUBAWISATA 12 – 14 OCT 2013   Leave a comment

Jadwal tour :

Day 1 Arrival    (D)

Berkumpul di bandara SMB II Palembang sebelum jam 17.00 wib, lalu proses check in tiket dan imigrasi, lalu penerbangan menuju Kuala Lumpur dengan airasia malam hari, setibanya di airport LCCT kuala lumpur di jemput dan menuju Bukit Bintang untuk makan malam dan berbelanja hingga saatnya menuju hotel untuk check in dan istirahat.

 

Day 2 Sepang Motor GP          (B/D)

Setelah makan pagi dijemput di hotel dan diantar menuju Sepang untuk menonton balapan motogp dari awal hingga selesai secara langsung. Lalu selesai kemudian dijemput di Sepang dan diantar menuju hotel kembali. Acara bebas hingga saatnya makan malam dilokal restoran dan kembali ke hotel untuk istirahat.

 

 Day 3 City tour  and Departure          (B/L)

Makan pagi dihotel dan bersiap check out, lalu mengikuti city tour : berbelanja di bukit bintang lalu menuju butik coklat lalu berfoto di menara twin tower, mengunjungi king palace dilanjutkan makan siang dilokal restoran kemudian  ditransfer ke airport untuk penerbangan kembali ke Palembang, acara selesai.

 Harga paket : 3.150.000,- per orang

                   (Min. 2 orang)

Paket termasuk :

1. Tiket pesawat airasia pp dan airport tax

2. Transportasi selama program berjalan (Join Tour)

2. 02 malam menginap di  The 5 Element Hotel,

    Kuala Lumpur atau setaraf

3. tiket masuk MotoGP race (F GrandStand )

4. makan pagi 2x : makan siang 1x : makan malam 2x

5. sopir sekaligus guide (berbahasa melayu)

6. Tips sopir dan guide

7. Tour leader dari palembang (bila kuota 15 pax trcapai)

 

Paket tidak termasuk :

1. Biaya yang tidak tercantum fasilitas diatas

2. biaya pengeluaran pribadi (Laundry, Telephone, Mini Bars)

 

:: muba wisata  tour & travel :.
Office  : Jl. Kol H Burlian km 9 No. 1416 B Palembang Sumatera Selatan Indonesia
Phone : +62-711-7378222 /  7391222 Fax: +62-711-412937 email : muba_wisata@yahoo.co.id
http://mubawisata.110mb.com

Posted April 25, 2013 by Mubawisata in Uncategorized